Logo Paslon Bermasalah

rasiyoSurabaya – Anggota Surabaya Community (SC) merasa resah lantaran logo komunitas mereka berupa gambar Suro dan Boyo dalam bentuk mozaik, dipakai pasangan peserta Pilkada Surabaya nomor urut satu, Rasiyo-Lucy Kurniasari.

Pengurus SC akan berenacana melaporkan hal tersebut ke aparat penegak hukum. Langkah tersebut diambil karena pasangan yang diusung Partai Demokrat (PD) dan Partai Amanah Nasional (PAN) ini diduga menggunakan logo Suro dan Boyo tanpa izin, yang sudah didaftarkan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

“Kami sebelumnya tidak tahu, dan baru tahu di media sosial tiga minggu lalu,” kata Urip Agus Salim Wakil Ketua SC

“Kami sempat dipertanyakan idependen kami oleh anggota, akhirnya saya kroscek ke SC pusat di Jakarta, ternyata tidak ada izinnya dan di Surabaya juga tidak ada yang memberi izin,” ungkapnya.

Kemudian SC melakukan konfirmasi ke Tim Pemenangan Rasiyo-Lucy di posko. tim pasangan urut satu mengakui jika mereka mengambil logo tersebut dari browsing.

“Mereka mengambil logo tanpa izin dan tidak ada permintaan maaf,” terang Urip.

“Setelah 1 kali 24 jam, sejak Senin, tanggal 30/11/2015, dan tidak ada itikat baik untuk meminta maaf, serta mengakui penggunaan logo kami, kami masih memberi toleransi 2 kali 24 jam untuk meminta maaf,” tegas Urip.

“Dan jika tetap tidak diindahkan juga somasi kedua kami, kami sudah menyiapkan langkah hukum berupa pelaporan ke kepolisian. Ini bukan gertak sambal, maunya mereka apa, kita beli,” ancamnya.

Urip menegaskan, langkah tegas yang diambil pihaknya terkait plagiat logo mereka itu tidak ada tendensi apa pun.