Lebih Sepakat Hidupkan PMP

Sugito

Sugito

Surabaya – Film Gerakan (G) 30 September Partai Komunis Indonesia (S/PKI) masih menjadi pembahasan hangat.

Sugito anggota Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, bahwa dirinya lebih sepakat menghidupkan kembali pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP).

‚ÄúKepada anak-anak, lebih baik menyajikan cerita sejarah yang bersifat tekstual seperti pelajaran PMP dari pada secara visual berbentuk film, karena di dalamnya banyak peristiwa kekerasan,‚ÄĚ ungkapnya.

‚ÄúSejarah ini tetap penting untuk meningkatkan patriotisme bangsa,‚Äú kata Sugito. ‚ÄúKarena kejadian itu merupakan pengalaman paling pahit sejak bangsa ini berdaulat sekaligus ujian paling berat bagi pemerintah dan negara ini, kala itu,‚ÄĚ terangnya.

Masih kata Sugito, untuk orang tua dan wali murid bersikap bijak menanggapi segala informasi yang masuk, terlebih yang tersebar di berbagai media sosial (medsos).

“Di era digital sekarang ini sangat banyak informasi yang masuk melalui medsos, termasuk soal berita dan informasi bohong,“ tuturnya.

‚ÄúJustru ini yang sangat membahayakan bagi masa depan bangsa serta juga negara ini,‚ÄĚ pungkasnya.