Lebih Baik Diambil Pusat

Masduki Toha

Masduki Toha

Surabaya – Pemerintah Pusat yang akan mengambil terminal Purabaya yang saat ini menjadi sengketa bagi hasil antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Mendapat respon postif dari Masduki Toha Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Kalau diambil alih oleh pusat, tidak ada masalah, nantinya pusat akan tahu persis berapa pembagian Surabaya karena yang punya aset, dan berapa untuk Sidoarjo yang hanya sekedar berketempatan, itu malah enak menurut saya jadi lebih adil,” kata Masduki.

Masih kata Masduki, selama ini ada tuduhan dari pihak Sidoarjo yang mengatakan Surabaya masih mempunyai hutang sebesar Rp (rupiah) 400 juta. “Surabaya harus menjawab secepatnya masalah ini,” terangnya.

“merasa atau tidak Surabaya benar-benar punya hutang, agar ini tidak simpang siur, yang jelas nanti kalau memang sudah resmi diambil pemerintah pusat saya yakin permasalahan akan segera selesai,” yakinnya.

Sementara itu, Bagian kerja sama Pemkot, Dewi Wahyu Wardani mengatakan, akan segera kembali melakukan pertemuan dengan tingkat eksekutif Sidoarjo untuk membahas bagi hasil tersebut, dengan tetap menggunakan pedoman hasil review dari Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) yakni bagi hasil menggunakan asas Netto.

“Kami secepatnya akan berusaha bilang sama pihak Sidoarjo dengan pembagian secara netto seperti hasil dari badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP Jatim),” kata Dewi Wahyu Wardani bagian kerja Sama sambil berjalan cepat untuk menghindar dari cercahan pertanyaan wartawan.