Langkah Awal Double Track, Diterapkan Pada SMA Swasta

Saiful Rachman (Kadispendik Jatim)

Saiful Rachman (Kadispendik Jatim)

Jawa Timur, portal nasional – Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur mulai melakukan koordinasi dengan SMA swasta untuk penerapan double track.

Saiful Rachman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, menyampaikan, sasaran double track akan diterapkan pada SMA swasta terlebih dahulu.

Meskipun demikian masih ada kekhawatiran akan persaingan penerimaan siswa antara SMA dengan SMK. Sebab, ketrampilan pada SMA Doule Track juga menyiapka siswa untuk siap kerja seperti SMK.

Konsepnya, ketrampilan tambahan yang diberikan kepada siswa SMA diporsikan sebagai ekstra kurikuler (Ekskul).

Bisa dilaksanakan pada Jumat atau Sabtu sore dengan ketentuan tiap siswa minimal satu tahun bergabung dengan ekskul.

“Sekolah bisa mengusulkan sesuai dengan tenaga dan saranannya, nanti akan kami kaji untuk bisa difokuskan dan mendapat sertifikasi BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi),” kata Saiful Rachman.

Antusias sekolah terlihat dengan beberapa sekolah di daerah pinggiran yang sudah mengusulkan program keterampilan di SMA-nya. Apalagi Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi di Jawa Timur berada di angka 30 persen.

Sedangkan APK pendidikan menengah di Jawa Timur sendiri hampir menyentuh 80 persen. Artinya, ada sekitar 50 persen anak SMA atau SMK yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi.

Untuk mengantisipasi adanya persaingan dan anacaman bagi SMK, rencananya SMK juga akan dilibatkan dalam pemberian keterampilan di SMA Double Track.

“Yang membedakan SMK dan SMA ini nantinya pendalamannya teorinya. Kalau SMK sejak awal sudah mempelajai teori dasar hingga praktek ketrampilannya. Kalau SMA hanya tambahan tanpa mengganggu pelajaran umum,” ungkap Saiful Rachman..

Saiful Rachman menegaskan untuk sementara pelaksanaan double track akan difokuskan dan dikembangkan di kabupaten yang ada di Madura.

Sasarannya sekolah swasta dan beberapa sekolah negeri yang letak geografisnya berada di daerah terpencil.

Akhmad Sukardi, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur, yang hadir dalam rapat itu mengapresiasi program SMA double track.
SMA double track dianggap model baru yang bisa meningkatkan keterampilan siswa.

“Artinya, bagi mereka yang tidak meneruskan ke pendidikan tinggi, bisa diberikan keterampilan. Ini sangat bisa dirasakan dan bisa ditingkatkan,” jelas Akhmad Sukardi.