Kurangi Pengangguran Tanpa Rusak Lingkungan

Pujiyanto, Ketua Forum Pemuda Deyangan

Pujiyanto, Ketua Forum Pemuda Deyangan

Jawa Tengah, portal nasional – Meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengentas kemiskinan merupakan keinginan pemerintah dalam bagian untuk mensejahterakan rakyat.
Hal tersebut bisa terjadi jika angka pengangguran dapat berkurang serta adanya lapangan pekerjaan yang memiliki potensi mampu menampung banyak tenaga kerja.

Pada pertengahan tahun 2015, PT Woneel Sinar Utama yang bergerak pada produksi sarung tangan berinisiatif membangun pabrik di dusun Nglerep, desa Dayangan kecamatan Mertoyudan, kabupaten Magelang.

Berdirinya pabrik yang sudah ditunggu warga yang sedianya memberikan kesempatan kerja serta bermanfaat bagi masyarakat sekitar ternyata mendapat ganjalan pemerintah setempat, yakni dengan dikeluarkannya Sk Nomer 180.182/374/KEP/59/2016 pada tanggal 31 Mei 2016 mengenai pencabutan ijin pembangunan pabrik oleh Bupati Magelang.

Bupati Magelang yang pada tanggal 23 Mei 2016 mengeluarkan SK nomer 180.182/345/KEP/59/2016 tentang pemberian ijin Penggunaan Pemanfaatan Tanah untuk didirikan pabrik sarung tangan tersebut selayaknya mempelajari kegunaan dan manfaat berdirinya pabrik karena sudah 7 bulan lebih diajukan dengan mendapat surat keterangan dari Dinas PU Magelang Nomer 650/1793/25/2015 pada tanggal 4 September 2015 tentang tata ruang kota serta putusan hukum tetap dari PTUN Semarang Nomer 10 tahun 2015 tentang Perijinan Peruntukan Penggunaan Tanah pada tanggal 11 September 2015.

Menurut Pujiyanto, Ketua Forum Pemuda Dayangan (FPD), mengatakan dengan berdirinya pabrik kemungkinan besar pemuda setempat memiliki peluang untuk bekerja dan mendapat pekerjaan.

“Pemuda sekitar pabrik yang selama ini jadi pengangguran akan mendapat kesempatan kerja dan tidak menutup kemungkinan bisa membiayai saudara atau anaknya sekolah lagi jika ada yang putus sekolah,” kata Pujiyanto.

“Dan berdirinya pabrik tidak mengganggu lingkungan hidup,” jelas Pujiyanto.

Sedangkan Kiki panggilan akrab Ketua Forum Pemuda Lereng Menoreh, mengungkapkan bahwa pihaknya menyayangkan dengan sikap bupati Magelang dengan mencabut SK Ijin Penggunaan Pemanfaatan Tanah yang 1 minggu sebelumnya telah mengeluarkan SK Ijin Penggunaan Pemanfaatan Tanah.

“Padahal dengan adanya pabrik akan sangat menguntungkan bagi masyarakat setempat khususnya dan kabupaten Magelang pada umumnya,” tandas Kiki.

“Sektor tenaga kerja dengan adanya tersedianya lapangan pekerjaan dan yang mampu mengurangi angka pengangguran, pajak yang notabene bisa menambah PAD (pendapatan asli daerah),” tambah Kiki./*