Kukuhkan 200 Tentara Partai

IMG-20180414-WA0024_crop_200x150Surabaya – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (DPC PDIP) Surabaya mengukuhkan tentara partai.

Tentara partai yang dikukuhkan sebanyak 200 orang yang diambil dari para kader militan dan disebar sekaligus menjadi komandan bagi saksi di wilayah kelurahannya di 5 Daerah Pemilihan (Dapil).

Pengukuhan tentara partai ditandai dengan diselengarakan Training of Trainer (TOT) Saksi Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDI Perjuangan Surabaya.

Whisnu Sakti Buana (WS)¬†Ketua DPC PDIP Surabaya mengatakan, TOT ini merupakan agenda partai. ‚ÄúTOT ini tidak untuk kepentingan pemilu, pilkada semata,” kata WS.

“Tentara partai ini menjadi delegasi partai untuk door¬†to door, siap digerakan sewaktu-waktu, menjadi ujung tombak di tingkat bawah,‚ÄĚ ungkapnya.

Masih kata WS, BSPN merupakan badan penting untuk keberlangsungan partai.

Dulu saksi untuk event 5 tahunan dalam rangka Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Legislatif (Pileg). Direkrut baru mendekati event tersebut.

Sehingga pernah ada pengalaman hilangnya saksi alias dibajak partai lain dan baru diketahui saat 2 minggu jelang hari H coblosan.

‚ÄúKenapa dibentuk badan saksi nasional? Ini bukan untuk bagi-bagi rezeki 5 tahunan, tidak begitu,” tambahnya.

“Ke depan kita bicara saksi merupakan tentara partai,¬†pasukan partai,‚ÄĚ terangnya.

WS menerangkan, namanya tentara, harus siap setiap saat. Kapan pun dibutuhkan partai harus siap.

Tentara partai ini menjadi komandan pleton di kelurahannya. Rekruitmen saksi tidak sebatas 1 orang untuk tiap tempat pemungutan suara (TPS), melainkan 3 orang per TPS.

Saksi tidak sebatas datang pagi, duduk, mengamati proses pemilihan suara, mengawasi proses penghitungan serta juga memberikan laporan.

‚ÄúTapi saksi yang jelas hari H pencoblosan harus paham betul siapa yang jadi pendukung, siapa yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT),” jelasnya.

“Ini penting karena lawan berpotensi melakukan kecurangan secara sistematis,” tuturnya.

“Pemilu ajang perang, jangan sampai dicurangi, antisipasi model kecurangan seperti apapun,‚ÄĚ ingatnya.

Sukadar Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDIP Surabaya, mengungkapkan, saksi merupakan tentara partai yang akan ditugaskan di masing-masing wilayah.

‚ÄúTOT ini dalam rangka menciptakan tentara partai di tingkat TPS, PPS dan PPK, dalam hal ini untuk mengawal proses pemilu,‚ÄĚ kata Sukadar.

Tentara partai tersebut bersifat Ad Hoc, tetap atau permanen.

‚ÄúDipersiapkan mengawal pilgub Jatim untuk kemenangan pasangan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, pemilu 2019,” urainya.

“Mengawal upaya¬†menjadikan Joko Widodo sebagai presiden untuk periode kedua dan akan mengawal Pak WS sebagai Wali Kota Surabaya,‚ÄĚ
pungkasnya.