KPK Pilih Surabaya

KPKSurabaya – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan secara serentak tahun 2015 mendatang dapat melahirkan pemimpin yang berintegritas.

Alfi Rachman Waluyo sebagai Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK menyapiakan, Surabaya dipilih sebagai daerah percontohan karena selain sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta dan memiliki kompleksitas yang berbeda.

“Karena ini kota besar, tentu jumlah pemilih dan anggarannya juga besar, calon-calon Kepala Daerah (Kada) dipastikan akan berkompetisi secara ketat,” tambanya.

“Karena kompetisi yang sangat ketat ini, kami khawatirkan para calon yang akan bersaing ini akan menghalalkan segala cara,” terangnya.

Program Pilkada Berintegritas akan diluncurkan KPK pada bulan 06/2015 mendatang di Jakarta. Diluncurkannya program itu dikarenakan dari keinginan bahwa pelaksanaan pilkada serentak yang berlangsung tahun ini bisa melahirkan pemimpin daerah yang benar-benar berintegritas.

“Integritas ini maksudnya adalah antara hati, pikiran, kata, serta perbuatan kepala daerah itu harus sama, jangan sampai ketika kampanye bilang akan begini, tetapi setelah berkuasa malah melakukan hal sebaliknya,” paparnya.

“Selain kandidat kada, faktor yang turut berperan dalam pilkada yang berintegritas ini juga penyelenggara mulai dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sampai di tingkat kecamatan dan kelurahan, serta pemilih,” ungkapnya.