Korupsi Terbanyak Di Dinas Pendidikan

tut wuri handayani

tut wuri handayani

Jakarta – Hasil penelitian Indonesia Corruption Watch (ICW) dalam satu dasawarsa terakhir di tahun 2013 menunjukkan bahwa korupsi paling banyak (bukan paling besar) terjadi di lingkup kerja Dinas Pendidikan.

Sebanyak 151 praktik korupsi dilakukan para pejabat dinas tersebut dan kerugian negara mencapai Rp356,5 miliar.”Perguruan tinggi juga mencatat prestasi korupsi dengan kerugian negara yang besar dengan menyelewengkan uang negara sebesar Rp217,1 miliar yang tercatat dalam 30 praktik korupsi.

Sekolah juga tidak luput dari praktek korupsi yakni 82 praktik korupsi dengan kerugian negara Rp10,9 miliar,” ujar Febri Hendri, peneliti Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW dalam diskusi bertema Satu Dasawarsa Dana Pendidikan Digrogoti Koruptor di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Dikatakan Febri, Provinsi Banten adalah penyumbang ‘piala’ korupsi pendidikan dengan kerugian negara terbesar. Kerugian negara mencapai Rp209 miliar dengan jumlah kurang dari 10 kasus. Sedangkan Provinsi Jawa Barat tercatat sebagai provinsi yang paling banyak melakukan praktek korupsi dengan 33 kasus.