Korupsi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Libatkan Banyak SKPD

bagi hasil cukai tembakau. banyak yang tidak tepat sasaran

bagi hasil cukai tembakau. banyak yang tidak tepat sasaran

Jember – Dugaan korupsi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2012, dipastikan melibatkan banyak orang dari berbagai instansi SKPD selain para petani penerima dana.

Penyidik berfokus pada penggunaan dana DBHCT oleh Disperindag ESDM. Sedangkan lima instansi lain, yakni Dinas Perkebunan dan Kehutanan, Dinas Kesehatan, Kantor Lingkungan Hidup, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disperikel) Jember akan dilakukan penyelidikan lanjutan. “Karena melibatkan banyak orang di banyak instansi pemerintah, harus bergilir,” kata Hambaliyanto, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jember.

Menurut Hendro Handoko, Koodinator Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupaten Jember, pada tahun 2012, sebanyak 20 kelompok tani di Jember memang mendapat informasi sebagai penerima bantuan seperangkat alat pengolah pupuk organik dari Disperindag ESDM. Bantuan itu berasal dari DHBCT. “Tetapi ada dua atau tiga kelompok yang sampai sekarang belum menerima bantuan itu,” kata Hendro.

Selain kelompok petani tembakau yang menerima bantuan, juga menerima peralatan dan bahan baku yang tidak sesuai dengan spesifikasi atau volume barang yang ditetapkan. Dia mencontohkan, dalam perjanjian dan berita acara pemberian bantuan itu tertulis bahwa setiap kelompok tani akan menerima bahan baku pupuk organik sebanyak 40 ton. “Tetapi kelompok saya hanya menerima dua truk, yang jika ditimbang beratnya hanya sekitar 15 ton. Kelompok lain juga begitu,” jelas Hendro.

Menurut dokumen alokasi DBHCT Jember 2012, Disperindag ESDM adalah penerima dana cukai sebanyak Rp 6,17 miliar, atau 35,13% dari total DBHCT senilai Rp 17,58 miliar. Kepala Disperindag ESDM Jember, Achmad Sudiyono, mengaku siap diperiksa jaksa terkait dengan kasus dugaan korupsi dana cukai itu. “Karena semua sudah kita jalankan dengan benar sesuai dengan ketentuan,” katanya.