Konsultasi Masalah KTR

Khusnul Khotimah

Khusnul Khotimah

Surabaya – Panitia Khusus Rancangan Paeraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Pansus Raperda KTR) akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Semua itu guna melakukan konsultasi berbagai hal terkait Undang-Undang (UU) nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Dimana di dalam UU tersebut juga mengatur masalah KTR.

Khusnul khotimah anggota Pansus Raperda KTR mengatakan, selain menyangkut landasan hukumnya. Pansus juga akan menanyakan soal definisi tempat kerja dan tempat umum yang termasuk dalam kawasan tanpa rokok.

“Apakah yang masuk kategori itu tempat kerja yang rentan bahaya seperti pabrik, industri atau sejenisnya karena di sana ada api, asap,” tambahnya.

Masih kata Khusnul, kriteria tempat kerja apa juga yang berkaitan dengan pelayanan publik atau perbankan yang memang tidak diperbolehkan orang merokok.

“Kemudian, apa kalau Perda ini diberlakukan, otomatis sudah tidak boleh mendesain kawasan merokok,” ungkap Khusnul.

Khusnul menyampaikan, jika sudah tidak ada kawasan untuk merokok bagaimana dengan perokok aktif. Apakah mereka harus keluar gedung jika ingin merokok.

Meskipun dirinya mengakui, bahwa merokok merupakan aktifitas untuk mendapatkan kenikmatan sendiri. Namun, Khusnul berharap, para perokok juga jangan sampai terdiskriminasi.

“Untuk itu membahas ini juga harus hati-hati, karena sebagian orang juga menginginkan kebutuhan hidup yang sehat,” paparnya.