Komisi Hanya Membahas Progres Proyek MERR IIC

Reni Astuti

Reni Astuti

Surabaya – Penggelembungan dana pembebasan tanah untuk proyek jalan Middle East Ring Road (MERR) II C di Kecamatan Gunung Anyar telah ditetapkannya beberapa orang sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Mereka itu diantaranya, Oli Faisol Satuan Tugas (Satgas) di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP) Surabaya, Euis Darliana Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta juga Djoko Wiyono koordinator Satgas pembebasan tanah.

Reni Astuti anggota Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyampaikan, kalau itu sudah menjadi proses hukum itu sudah menjadi kewenangan penegak hukum.

“Kalau selama pembahasan di Komisi, kita lebih melihat pada sisi progres (capaian), jadi tidak melihat sisi dibalik itu,” kata Reni. “Kalau progres memang ada beberapa yang tersendat, dan dipihak masyarakat ada yang belum melengkapi surat-surat,” ungkapnya.

“Selama di Komisi C tidak mencium hal itu, untuk mengenai teknisnya tidak mengemuka di Komisi,” tambahnya. “Jadi penggunaan anggaran publik itu memang harus transparan,” bebernya.

Masih kata Reni, ketika kemudian hari ada pihak-pihak atau masyarakat yang menemukan kejanggalan-kejanggalan penggelembungan dana pembebasan itu lain lagi.

“Kalau mengenai problem ini seingat saya belum ada laporan dari msayarakat yang masuk ke Komisi C,” pungkasnya.