Komisi D Berharap Untuk Penanganan Kedaruratan Masyarakat Dapat Menghubungi 911

Khusnul Khotimah

Khusnul Khotimah

Surabaya – Masyarakat yang tinggal pada kota metropolitan seperti Kota Surabaya ini. Tidak sedikit yang mengalami berbagai gejala penyakit mulai dari ringan hingga penyakit yang paling berat.

Hal tersebut yang menjadi perhatian dari kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya untuk membuat Peraturan Daerah (Perda) pada penanganan penderita sakit.

“Alhamdulillah, Panitia Khusus (Pansus) sudah menyelesaikan tugasnya dan berikut juga dengan fasilisasi dari Pemerintah provinsi juga sudah turun,” kata Khusnul Khotimah Ketua Panitia Khusus (Pansus) Upaya Pelayanan Kesehatan DPRD Kota Surabaya.

“Sehingga Pansus ini siap dibawah ke sidang paripurna,” tambahnya. “Jadi kita laporkan ke pimpinan untuk segera jadwalkan kapan paripurna peresmian Ranangan Peraturan Daerah (Raperda) ini,” paparnya.

“Yang kedua, hal-hal yang tertuang didalamnya sudah melengkapi melalui mekanisme diskusi atau pembahasan yang panjang, walaupun hanya 55 pasal,” ulasnya.

Masih kata Khusnul, sesungguhnya banyak catatan dan masukan baik dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), perawat dan masih banyak lagi.

“Serta juga pemangku kebijakan sudah kita masukkan menjadi bagian kesempurnaan dari dari raperda itu sendiri,” terangnya.

“Maka selanjutnya kami mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk segera bisa melaksanakan Perda ini begitu sudah disahkan,” jelasnya.

Khusnul menyampaikan, terutama terkait pada penanganan kedaruratan. Beberapa penyakit yang perlu mendapat perhatian secara khusus diantaranya, jantung, strok maupun diabet maupun penyakit kronik lainnya,

“Dapat menghubungi pesawat 911, kemudian Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat ataupun Dinas Kesehatan (Dinkes) maupun yang lainnya bisa segera mendatangi pasien tersebut, untuk segera dibawah ke Rumah Sakit (RS) atau Puskesas terdekat guna dilakukan penanganan medis,” pungkas Khusnul.