Komisi C Mulai Melemah Pada Unilever

Unilever

Unilever

Surabaya – Permasalahan rusaknya tanaman hias akibat pembagian gratis es krim yang dilakukan oleh PT Unilever beberapa waktu lalu. Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya yang dulu begitu kukuh akan mengkonfirmasi ternyata berbalik arah.

Sachiroel Alim Anwar Ketua Komisi C menyampaikan, Komisi C akan mengkonfirmasi masalah gugatan itu dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

“Tapi yang paling penting ada dari Walikota, yang namanya konpensasi itu sudah selesai,” tambahnya. “Masalah gugatan yang belum kita konfirmasi,” ungkap Alim

“Nanti kita akan jadwalkan, saya rasa konfirmasi pada Bagian Hukum Pemkot Surabaya untuk masalah itu, dicabut atau tidak dicabut, kemungkinan PT Unilever juga akan kita panggil,” pungkasnya.

Terkait adanya kelebihan dana yang sebelumnya sekitar Rp (rupiah) 1 miliar dan oleh PT Unilever diserahkan Rp 1,2 miliar ternyata sama sekali tidak disinggung.

Bahkan memunculkan permasalahan baru, Komisi C DPRD Suabaya diprediksikan telah dihubungi oleh PT Unilever untuk tidak dilanjutkan agar pemberitaan terkait pengrusakan tanaman hias yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berhenti.