Komisi B Minta Tegakkan Perda

Mazlan Mansyur

Mazlan Mansyur

Surabaya – Keluhan pedagang Pasar Induk Osowilangun (PIOS) yang disampaikan kepada Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya. Membuat Mazlan Masyur Ketua Komisi B DPRD Surabaya angkat bicara.

Mazlan menyampaikan, DPRD Surabaya meminta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berkomitmen untuk melindungi pedagang sesuai dengan Perda nomor 01 tahun 2015 tantang pasar rakyat.

Dengan adanya pasar grosir yang ada di pusat kota, sangat jelas sangat mempengaruhi minat konsumen untuk datanng dan melakukan pembelian sayur dan buah di PIOS.

Masih kata Mazlan, Pemkot Surabaya harusnya konsisten disaat melakukan penertiban pedagang di area pasar Koblen, Jalan Semarang serta juga Jalan Tanjungsari.

“Untuk itu perlu dilakukan kembali penertiban pasar rakyat,” ungkapnya. “Yang menjadi lokasi dagang dengan harga grosir di luar PIOS,” terangnya.