Komisi B Lakukan Sidak Pembangunan Pasar Turi,

RYSurabaya – Pembangunan pasar turi yang sempat terbakar beberapa tahun lalu. Mendapat perhatian secara khusus oleh Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Pedagang yang nantinya akan menempati stand-stand pasar turi sepertinya harus bersabar lebih lama, dan dimungkinkan pada tahun ini belum juga terselesaikan.

Pada bulan 02/2014 mendatang progress pembangunan pasar turi seharusnya selesai dan menyerahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Rusli Yusuf Ketua Komisi B DPRD Surabaya menyampaikan, bahwa bulan 02/2014 nanti dipastikan pasar turi belum selesai.

“Target bahwa tanggal 01/02/2014, proyek ini sudah selesai sepertinya mustahil dan  sulit tercapai,” katanya. “Meskipun dikebut pagi, siang bahkan hingga malam tetap saja tidak akan selesai,” tandasnya.

“Tentunya dengan keterlambatan penyelesaian proyek ini akan membawa konsekuensi,” yakin Rusli. “Pasti ada sanksi untuk kontraktor dan itu sudah wajar,” paparnya.

“Biasanya sanksinya adalah dijatuhkan berupa denda dan itu sudah diatur di Surat Perjanjian Kerja(SPK),” tuturnya.

Masih kata Rusli, berharap nantinya terkait serah terima proyek ini diserahterimakan dalam kondisi seluruh sarana dan prasarana sudah lengkap dan siap untuk dipergunakan serta ditempati para pedagang.

“Kami rencanakan pekan depan akan memanggil pihak-pihak terkait untuk membahas ini,” jelas Rusli Ketua Komisi C.

“Kami minta pihak kontraktor untuk profesional, kalau memang selesai 6 bulan lagi, jangan sampai molor,” kata Rio Pattise Lanno Sekretaris Komis C.

Sementara itu Indra management kontruksi menyampaikan, kalau harus melakukan serah terima proyek ini pada tanggal 01/02/2014 mendatang dapat dipastikan belum siap. Hingga saat ini, kondisi proyek pasar turi masih sekitar 60 persen.

“Kalau  sesuai kontrak biasanya yang diserahkan tentunya seluruh gedung, tapi bisa dilihat sendiri seperti apa kondisinya,” tutur Indra.

Indra menambahkan, pihaknya akan berupaya untuk secepatnya menuntaskan proyek ini. Upaya yang dilakukan adalah dengan mengebut pembangunan.

“Kalau dilembur dari pagi hingga malam, ditambah lagi dengan pasokan material secara lancar, kemungkinan  6 bulan lagi selesai,” yakinnya.