Komisi Akan Terus Permasalahkan Anggaran Trem

tremSurabaya – Aliran dana siluman sebesar Rp (rupiah) 18 miliar yang tiba-tiba muncul dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) hingga membuat panas suasana di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Sebelumnya Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) DPRD Surabaya begitu kukuh bahkan terus mempermasalahkan kasus tersebut.

Namun kini sudah mulai melemah dan mulai meninggalkan dana siluman itu. Beberapa anggota Komisi C yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) saat ini berada di Luar Negeri (LN).

Sudirdjo yang juga anggota Komisi C DPRD Surabaya langsung membantah terkait sikap Komisi yang mulai lemah.

“Untuk masalah trem, Komisi C tetap menolak bila anggaran di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dipergunakan untuk pembangunan trem,“ terang Sudirjo.

“Sementara masalah dana PAK Tahun Anggaran (TA) 2017 sebesar Rp 18,7 miliar tetap dibahas dan dipertanyakan Komisi C,“ tegasnya.

“Terutama dalam penggunaan untuk sewa lahan depo dan line trem,” tuturnya.