Komisi A Dukung SSW Akan Mudahkan Sistem Perizinan

Adi Sutarwijono

Adi Sutarwijono

Surabaya – Langkah maju yang digulirkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ternyata mendapat dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya. Bila digulirkannya Surabaya Single Window (SSW) secara online sebagai langkah terobosan baru sekaligus inovasi soal proses perijinan di Kota Surabaya.

Wacana pembuatan satu buku besar yang memuat mengenai Peraturan Daerah (Perda) perizinan secara menyeluruh ini disampaikan Adi Sutarwijono merupakan Wakil Ketua dari Komisi A yang membidangi masalah Hukum dan Pemerintahan (Hum Pem) DPRD Surabaya.

Itu semua merupakan sebagai solusi terhadap banyaknya keluhan masyarakat soal rumitnya proses perijinan yang berdampak kepada banyaknya tempat usaha yang masih bertatus tidak berizin.

“SSW merupakan keberhasilan birokrasi dalam berevolusi yang sebelumnya hanya manual, namun demikian memang tetap memerlukan berbagai perbaikan pola pelayanan didalamnya,” tambahnya.

“Karena hanya bersifat akses masuk dengan system online, yang kemudian masih memerlukan tindakan verifikasi melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait,” paparnya.

Masih kata Adi, jika aturan Perda yang berdiri sendiri-sendiri seperti saat ini, tidak lagi efektif dan tidak mampu menampung perkembangan wilayah kota.

Sehingga dibutuhkan 1 Perda gabungan yang isinya memuat segala jenis perijinan yang jumlahnya tidak kurang dari 81 jenis perijinan.

‚ÄúPerda Izin Mendirikan Bangunan (IMB) juga Perda Hinder Ordinantie (HO) yang terdahulu memang tidak sinkron dengan SSW yang tujuannya membuat perijinan lebih mudah,” terangnya.

“Cepat dan pasti, sehingga syarat-syarat yang dianggap tidak realistis dan memperumit harus dihilangkan, dengan demikian praktiknya bisa mewadahi perkembangan kota,” pungkas Adi.

Untuk kemajuan kota Surabaya serta kerap mendapat sebutan sebagai kota perdagangan. Sudah selayaknya para investor yang ingin menanamkan modalnya mendapat kemudahan terlebih pada sistem perizinan di dalam mengembangkan bisnis usahan yang mereka geluti.