Khofifah Siap Gratiskan SMA/SMK Negeri/Swasta

Khofifah Indar Parawansah (Gubernur Terpilih Jatim) bersama Soekarwo (Gubernur Jatim)

Khofifah Indar Parawansah (Gubernur Terpilih Jatim) bersama Soekarwo (Gubernur Jatim)

Jawa Timur, portal nasional -Rencana Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur terpilih untuk menggratiskan SPP SMA/SMK se-Jatim langsung ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi Jawa Timur.

Dinas Pendidikan (Dispendik) Provinsi Jawa Timur telah menyusun konsep dan anggaran terkait dengan rencana SMA/SMK Gratis dengan menyiapkan anggaran senilai 2 triliun rupiah sebagai upaya mewujudkan pelaksanaannya.

Saiful Rachman, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan tim peralihan antara Khofifah, Gubemur terpilih dengan Soekarwo, Gubernur Jawa Timur.

“Kami sudah melakukan koordinasi terutama terkait dengan program gratis dan berkualitas, dan kami sudah menyebarkan informasi mengenai program tersebut,” kata Saiful Rachman.

Konsep pendidikan gratis untuk SMA/SMK memang sangat strategis, sebab sejumlah masyarakat mengeluhkan peralihan gelolahan SMA/SMK dari pemerinth kabupaten/kota ke pemerintah provinsi. Karena anggaran pemerintah provinsi maka pihak orang tua/wali murid menanggung beban biaya pendidikan dan setiap tahun biaya sekolah selalu meningkat.

Untuk mengatasi permasalahan pendidikan, Khofifah, Gubernur terpilih, memutuskan untuk menggratiskan SPP SMA/SMK se-Jawa Timur.

Tahapan yang sudah dilakukan saat ini adalah pengajuan anggaran. Saifulmenu turkan, untuk bisa menggratiskan SPP SMA/SMK negeri dan swasta di seluruh wilayah Jawa Timur dan disini dibutuhkan anggaran yang sangat besar dengan total anggarannya sekitar 2 triliun rupiah.

“Kalau anggaran tersebut disetujui, SMA/SMK gratis akan menjadi program gubernur jawa timur yang baru,” jelas Saiful Rachman.

Menurut Saiful Rachman, yang menjadi persoalan saat ini, seluruh program yang dijalankan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, masih menggunakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sesuai dengan program Gubernur Soekarwo.

“Nanti akan ada perubahan mengenai RPJMD oleh Gubernur Khofifah. Prinsipnya, kami mendukung program gubernur baru,” terang Saiful Rachman.

Sementara itu penentuan anggaran yang dibutuhkan untuk meng-cover SPP SMA/SMK se-Jatim berpedoman dengan surat edaran (SE) Gubernur Soekarwo.

“Jadi, biaya SPP yang selama ini dibayar oleh orang tua/wali murid nanti diharapkan dapat ditanggung oleh pemerintah provinsi dan ini untuk sekolah negeri dan swasta,” terang Saiful Rachman.

“Dipastikan tidak semua sekolah swasta mau menerima program SPP gratis terutama sekolah favorit meski anggaran yang disusun sekitar Rp 2 triliun per tahun tersebut digunakan untuk SPP kelas X, XI, dan XII SMA serta SMK negeri maupun swasta,” ungkap Saiful Rachman. */