Ketemu Dewan Harus Bayar

komisi dSurabaya – Konstituen yang menemui anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya hari ini dipastikan tidak gratis lagi.

Mereka akan dikenakan retribusi parkir, untuk menempatkan kendaraanya di besmen Balai Pemuda.

Kebijakan ini berlangsung mulai hari ini hingga belum ada batas waktu. Semua itu berawal dari menambah fasilitas gedung baru berlantai 8.

“Ini konsekwensi pembangunan, toh tidak selamanya,” kata Agustin Poliana Ketua Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Surabaya.

“Tidak ada pilihan lagi, kami juga harus parkir di Balai Pemuda,” kata seorang warga.

Pembangunan gedung baru untuk fasilitas pribadi 50 legislatif Surabaya.

Sebelumnya Budi Harjanto Dewan Penasehat Pemuda Demokrat Indonesia (DPPDIP Jatim) menyatakan, kinerja wakil rakyat masih jauh dari harapan rakyat.

Sebagai wakil rakyat seharusnya meningkatkan kinerjanya untuk menjalankan fungsinya.

“Bukan menambah fasilitas untuk keperluan mereka,” ungkapnya.

Masih kata Budi, terlebih pembahasan anggaran tidak melibatkan kepentingan rakyat secara langsung.

“Bagaimana terbuka, pembahasan anggaran saja, banyak rakyat yang tidak mengetahui,” tuturnya.