Keputusan Ditangan Gubernur

Eddi Rachmat

Eddi Rachmat

Surabaya – Dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya memutuskan melarang total peredaran minuman beralkohol (mihol) di Surabaya. Hal ini menyusul disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pelarangan mihol beberapa waktu lalu.

Eddi Rachmat Ketua Panitia Khusus (Pansus) mihol mengatakan, pihaknya mengambil langkah diskresi atau pelarangan total karena melihat aspirasi warga Surabaya yang ingin kotanya bebas dari alkohol.

Armuji

Armuji

Armuji Ketua DPRD Surabaya menyampaikan, Raperda sudah disahkan menjadi Perda pelarangan mihol. Jadi tugas DPRD Surabaya sudah selesai dan akan diserahkan ke Gubernur untuk mendaptkan pertimbangan.

“Jika selama 3 bulan sejak diserahkan tidak ada pertimbangan atau informasi dari Gubernur, maka perda itu sudah bisa dijalankan,” terangnya.

Tri Rismaharini (Risma) Walikota Surabaya mengaku dari awal tidak setuju mihol dijual bebas. Pelarangan mihol itu merupakan kehendak masyarakat.