Kembalikan PKL Ke Daerah Asal

Edi Rachmat

Edi Rachmat

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya diminta segera menertibkan pada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak memiliki Kartu Tanda Pendudukan (KTP) Surabaya.

Edi Rachmat Sekretaris Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, PKL yang tidak beridentintas Surabaya harusnya dikembalikan ke daerah asal. Semua itu untuk membuka seluas-luasnya warga Surabaya dalam berusaha.

‚ÄúSekarang ini belum jelas, berapa jumlah PKL yang ada di Surabaya,” kata Edi.

Masih kata Edi, oleh sebab itu Pemkot Surabaya harus lebih menata lagi PKL untuk ditempatkan pada sentra-sentra mana saja.

Serta dicek lagi apakah PKL tersebut memiliki KTP Surabaya atau bukan. “Pemkot harus tegas menanganinya,‚ÄĚ ungkapnya.

Edi menambahkan, pemulangan PKL bukan Surabaya bukan berarti semena-mena ataupun diskriminasi.

Kebijakan tersebut supaya PKL di Surabaya tidak kelebihan kapasitas. ‚ÄúIni kan baik untuk penataan PKL kedepannya,” terangnya.

“Karena Surabaya merupakan kota terbesar, bahkan terkenal hingga ke internasional,‚ÄĚ pungkasnya.