Keluhan Warga Tentang Air Bersih

Muhammad Iqbal

Muhammad Iqbal

Surabaya – Keluhan yang berasal dari kalangan masyarakat untuk mendapatkan air bersih dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam hal ini ialah, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Swasembada Surabaya.

Semua itu terdengar saat kalangan legislator surabaya melaksanakan reses. Seperti yang disampaikan Minun Latif anggota Komisi A bidang Pemerintahan (Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Masyakarat disana tidak seperti warga yalinnya mendapatkan air bersih setiap waktu,” katanya. “Ditempat saya hanya bisa teraliri pada malam hari, sehingga saya alirkan ke tempat penyimpanan dulu baru kemudian disalurkan ke dalam rumah,” tambahnya.

Muhammad Iqbal Hubungan Masyarakat (Humas) PDAM Surabaya mengatakan, dari hasil Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) yang diterima anggota dewan beberapa waktu lalu.

“PDAM menyiapkan beberapa konsep, salah satunya adalah pembagian zona wilayah,” tambahnya. “Kita punya program master meter,” ungkapnya.

Masih kata Iqbal, program tersebut PDAM dapat memasang meter di lahan yang resmi. “Kemudian warga bisa memasang sambungan ke rumah masing-masing dan warga tinggal mengirimkan surat kepada instansi terkait,” paparnya.

Iqbal menyampaikan, untuk 1 meter induk, warga tinggal membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). “Biaya ditanggng oleh warga sendiri,” pungkasnya.