Kejati Tetapkan Kakanwil Kemenag Korupsi Dana Operasional

Ilustrasi

Ilustrasi

Kupang – Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT) telah menetapkan Frans Sega merupakan mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) NTT dalam korupsi dana operasional.

Bahkan oleh Kejati NTT, Frans tidak tertutup kemungkinan akan mendapat ancaman hukuman 20 tahun pidana, dengan kerugian yang dialami negara mencapai Rp (rupiah) 1,2 miliar.

Tidak hanya Frans, Agnestin Rosianawati sebagai pimpinan CV Alfianis Jaya (AJ) serta juga Putu Yuda Semedi mendapatkan hal senada dengan Frans pada pidananya.

Agnes dan Putu berdasar penyampaian yang dilakukan Ridwan Angsar (Kasi Penkum) Kejati NTT terkait kasus korupsi pengadaan mesin pompa air di Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTT.

“Dalam dakwaan berkas ketiganya dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang untuk segera disidangkan,” pungkasnya.