Kejati Jatim Akan Periksa Legislatif Surabaya

mobdin

mobdin

Surabaya – Satu persatu kasus yang ada, baik di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya bermunculan.

Kali ini tim dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) melaukan penelidikan terkait korupsi hibah Mobil Dinas (Mobdin) yang diberikan pejabat Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dari Pemkot Surabaya.

Bahkan Kejati Jatim berencana akan memeriksa salah seorang mantan anggota legislatif Surabaya.

Perlu diketahui, anggaran untuk pengadaan mobdin Muspida yang tertera berupa kendaraan Jeep dengan 2.000 cc manual transmission sebanyak 4 unit nilai totalnya Rp (rupiah) 1.359.380.000.

Tiba-tiba diubah di dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) pada tanggal 11/03/2011 jadi 5 unit Jeep.

Tidak hanya jeep saja, tapi masih ada yang lain berupa pengadaan 6 unit truk dengan kapasitas mesin 3.900 cc harga totalnya Rp 759.165.000. Namun adanya 1 unit truk 3.900 CC harganya Rp 253.055.000.

Pengadaan Sky Walker yang diajukan 2 unit denga kemampuan 4.000 cc nilai keseluruhannya mencapai Rp 921.661.180. Kenyataannya hanya 1 unit nilainya Rp 460.830.590.

Fakta lain adalah menghilangkan jenis kegiatan pada pengadaan 1 unit truk tangki kapasitas daya tampung 8.000 liter (L) nilainya Rp 1.177.678.040 serta juga mobil tangki air dengan daya tampung 5.000 L dengan nilai Rp 1.121.426.460.