Kejari Tetapkan Tersangka Alkes

kejagung 3Jakarta – Untuk kasus mark up anggaran alat kesehatan (alkes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng.

Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari Jakbar) akhirnya menetapkan Dwiyani Mahastuti selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Anita Apulia sebagai pembuat Harga Perkiraan Sendiri (HPS) juga Fajar Salomo Hutapea Direktur (Dir) PT Hutama Sejahtera Radofa (HSR) sebagai tersangka.

“Untuk nilai pagu sebesar Rp (rupiah) 15 miliar, HPS sebesar Rp 12,6 miliar dan nilai kontrak Rp 10,8 miliar,” kata Teguh Ananto Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejari Jakbar.

Masih kata Teguh, mengenai adanya kerugian negara. “Sampai saat ini masih dihitung oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta,” terangnya.