Kejari Tetapkan 2 Tersangka Untuk Penyimpangan Alkes

alkesAceh – Perilaku menguasai uang rakyat untuk kepentingan golongan ataupun diri sendiri semakin berani dan menyebar ke berbagai daerah. Kembali pihak kejaksaan menetapkan pelaku koruptor.

Kali ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Blangpidie menetapkan tersangkan pada Ramli Bahar selaku Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya atas penyimpangan pengadaan alat kesehatan (alkes) RSUD Teungku Peukan nilainya mencapai Rp (rupiah) 6,336 miliar.

Dana yang disimpangkan oleh Ramli, adalah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran (APBN TA) 2013. Tidak hanya Ramli, Safrial selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) juga ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus ini.

Menurut Kejari Abdya, setelah adanya beberapa alat bukti yang dapat menjerat 2 pejabat tersebut. Kejari Abdya melakukan proses penyelidikan serta menetapkan tersangka, terlebih dulu mendatangkan beberapa saksi untuk dimintai keterangan.