Kejari Tangani Kegiatan Fiktif

kejagungSurabaya – Pemasalahan mengenai dana hibah di Pemerintah Kota (Pemkot) tengah menjadi perhatian secara khusus dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Didik Farkhan Alisyahdi Kepala Kejari Surabaya menyampaikan, Kejari Surabaya telah menaikan status dari penyelidikan menjadi penyidikan untuk dana hibah tahun 2014 silam.

Informasi yang didapat, semua itu berawal dari pengajuan permohonan proposal yang diajukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Advertising.

KBU Advertising mengajukan proposal ke Wali Kota Surabaya melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Bapemas KB) senilai Rp (rupiah) 4.443.630.000.

Namun oleh Pemkot Surabaya hanya menyetujui sebesar Rp 370 juta. Ketika dilakukan penyelidikan oleh Kejari Surabaya ternyata KUB Advertising yang dipimpin Bagus Prasetyo Wibowo adalah fiktif.