Kehidupan Bermasyarakat Sangat Kompleks

pkbSurabaya – Konflik horizontal dengan isu utama suku, ras, dan agama sangat mungkin terjadi pada kondisi saat ini. Oleh sebab itu wawasan kebangsaan perlu dikuatkan dan ditanamkan kepada setiap masyarakat Indonesia.

Arzeti Bilbina merupakan anggota Komisi VIII bidang Agama, Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dewan Perwakilan rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Surabaya-Sidoarjo mengatakan,dihadapan masyarakat.

Arzeti menyampaikan, saat ini pelu ditingkatkan rasa kebangsaan, nasionalisme dan kecintaan terhadap nagara bahkan kehidupan berbangsa kepada setiap warga negara Indonesia.

Hal ini disampaikan anggota Komisi VIII DPR RI tersebut saat menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

yang diadakan di Kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Sukolilo beberapa waktu lalu.

Di hadapan sertus peserta dari Pengurus MWC dan Pengurus Ranting MWCNU serta Perempuan Bangsa Kecamatan Sukolilo.

Arzeti mengatakan, Jawa Timur menjadi gerbang daerah mampu menjaga keberagaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tentunya, dengan berpegang pada nilai-nilai yang terdapat pada 4 pilar kebangsaan.

”Untuk itu, hal ini harus dipertahankan. Generasi-generasi muda harus terus ditanamkan asa kebangsaan terutama pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika,” katanya.

Menurutnya, dengan keragaman penduduk di Indonesia dengan bermacam suku, ras, dan agama, dibutuhkan konstitusi sebagai perekat kehidupan masing-masing masyarakatnya agar tidak terjadi gesekan.

”Surabaya sebagai kota Metropolitan sudah tentu sangat beragam. Baik kehidupan warganya, maupun tata cara dalam menjalankan keyakinan dan lain sebagainya,” terangya. “Untuk itu, 4 pilar ini perlu benar-benar dimantapkan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah peserta yang mengikuti sosialisasi 4 pilar terlihat cukup bersemangat. Mereka hampir semuanya memahami, bahwa butuh kesadaran untuk saling menjaga satu sama lain dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Hasanal Bahri Sekretaris DPC PKB Surabaya mengatakan, sosialisasi terus dilakukan anggota DPR dari PKB dari waktu ke waktu.

Menurutnya, beberapa daerah dipilih untuk dilakukan sosialisasi di Surabaya lantaran kehidupan bermasyarakat di Surabaya cukup kompleks.

”Untuk itu dibutuhkan pemahaman menganai empat pilar kehidupan berbangsa, agar tidak terjadi gesekan dan terus hidup dengan damai dan sentosa seperti selama ini terjadi,” pungkasnya.