Kasus Korupsi Yang Ditangani Polda Akan Tuntas

Brigjen Pol Sobri Effendi Surya

Brigjen Pol Sobri Effendi Surya

Ternate – Kapolda Maluku Utara (Malut) Brigjen Pol Sobri Effendi Surya menjamin semua kasus korupsi yang ditangani pihahnya akan dituntaskan, meskipun melibatkan pejabat di daerah ini.

“Polda Malut berkomitmen mengusut setiap kasus dugaan korupsi sampai tuntas, jadi kalau ada yang menuding bahwa Polda Malut menghentikan pengusutan sejumlah kasus korupsi, itu tak benar,” kata Kapolda Brigjen Pol Sobri Effendi Surya di Ternate.

Ia mengakui memang ada sejumlah kasus korupsi yang ditangani Polda Malut, seperti kasus dugaan korupsi proyek jembatan Waikobolta dan pembangunan masjid raya Kepulauan Sula yang ditunda pengusutannya. Hal itu dilakukan sesuai dengan petunjuk Mabes Polri bahwa dugaan kasus korupsi melibatkan pejabat atau politisi sedang mengikuti proses pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Menurut dia, dalam kasus dugaan korupsi proyek jembatan Waikolbota dan pembangunan masjid raya Kepulauan Sula bernilai puluhan miliar tersebut diduga melibatkan pejabat daerah setempat yang kini sedang mengikuti pilkada Malut.

“Kalau pejabat bersangkutan selesai mengikuti pilkada, maka pengusutan kasus tersebut akan diteruskan kembali, walaupun yang bersangkutan pada pilkada nanti terpilih tanpa melihat apakah pejabat bersangkutan menang atau tidak di pilkada, karena konsentrasi kita pada aspek hukumnya, ujar Kapolda Sobri Effendi Surya.

Kapolda Sobri Effendi Surya mengatakan, hal seperti itu terjadi di sejumlah daerah di Indonesia seperti kasus Wali Kota Tomohon di Sulawesi Utara, oleh karena itu, masyarakat di Malut diharapkan tetap percaya kepada polda bahwa semua kasus korupsi yang ditangani polda akan diusut tuntas.