Kasus Korupsi Pasar Jalan Ditempat

Busiri

Busiri

Surabaya – Para pedagang Pasar Wonokromo merasa kurang percaya dengan bergulirnya kasus korupsi penyelewengan dana setoran pasar ke Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) Surabaya.

Semua itu bukan tanpa alasan, sebab sudah beberapa kali kasus korupsi yang menimpa PD tidak pernah tuntas. Bahkan kepolisian maupun kejaksaan yang sempat menanganni kasus tersebut cenderung menutup perkara itu.

“Mulai jaman Direktur utamanya Muhammad Nartiyan sampai Bambang Parikesit kasus dugaan korupsi di PD Pasar tidak pernah selesai,” kata Ahmad Busiri Pengurus Kumpulan Pedagang Pasar Wonokromo yang juga Pengurus Perkumpulan Pedagang Pasar Sesurabaya

Busiri menambahkan, sekarang ini, muncul kasus penyelewengan dana pasar yang tidak disetorkan ke PDPS yang nilainya relatif kecil dibanding kasus korupsi yang pernah terungkap sebelumnya.

“Kita para pedagang sempat mendapat panggilan dari Kejaksaan untuk menjadi saksi, tapi para pedagang memilih tidak datang,” terangnya.

“Lalu tim kejaksaan mendatangi beberapa pedagang untuk dimintai keterangan, ya, kita berikan, cuman pertanyaannya buat apa pemeriksaan itu,” paparnya.

“Dan pada akhirnya kasusnya ditutup dan tidak ada kelanjutannya, sekarang pedagang apatis, kalau tidak ada bukti penahanan tersangka,” cetusnya.

“Saya setuju dengan Bu Risma yang menyatakan percuma gonta-ganti pimpinan, kalau kasus korupsinya tak bisa dihentikan,” jelasnya.

“Kuncinya adalah para penegak hukum yang harus bersikap tegas dengan menjebloskan tersangka, agar muncul efek jera,” tegasnya.