Kalibrasi Akan Dilanjut

Reni Astuti

Reni Astuti

Surabaya – Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya tetap akan melanjutkan penertiban izin tempat layanan kesehatan dan kalibrasi alat kesehatan.

Reni Astuti merupakan anggota Komisi D mengatakan, masyarakat tetap membutuhkan transparansi soal perijinan sejumlah tempat layanan kesehatan, sekaligus kepastian soal pengurusan ijin oleh pemohon.

Reni menambahkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya harus memiliki tim verifikasi berstandar khusus untuk proses perijinan tempat layanan kesehatan supaya hasilnya bisa optimal dan obyektif.

“Harusnya ada tim bagian verifikasi yang dipimpin oleh seorang kepala bidang atau apapun, dan orang-orangnya harus memenuhi standar termasuk soal sertifikasinya,” teranganya.

Masih kata Reni, mengenai hal ini dirinya meyakini akan tetap dilanjutkan. Dikarenakan menyangkut kepentingan yang bisa dianggap sangat uatama bagi masyarakat kota Surabaya.

“Karena kemarin sempat diagendakan, apalagi pembahasannya sudah berjalan, sehingga perlu untuk ditindak lanjuti,” paparnya.

Bahkan Agustin Poliana Ketua Komisi D telah memberikan signal pada semua anggota Komisi untuk mencari informasi serta juga temuan tentang keluhan masyarakat soal perijinan tempat layanan kesehatan maupun alat kesehatan yang dipergunakan dalam sebuah tempat layanan kesehatan, baik di Rumah Sakit (RS), klinik serta Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).