Kadistabunak Banjar Resmi Ditahan

rusman riyadi, kepala dinas pertanian, perkebunan dan peternakan kabupaten banjar

rusman riyadi, kepala dinas pertanian, perkebunan dan peternakan kabupaten banjar

Martapura – Pengadaan fiber yang dananya berasal dari bantuan sosial pemerintah sebesar Rp 7,9 miliar tidak dilaksanakan dengan benar, bahkan sebagian petani yang seharusnya menerima bantuan, justru ada yang tidak menerima bantuan tersebut.

Hasil penyidikan sementara yang dilakukan Kejaksaan Negeri Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dari total anggaran bantuan sosial pengadaan fiber Rp 7,9 miliar pada 2013 terdapat kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp 4 miliar.

Selain menahan Rusman Riyadi, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Kabupaten Banjar , Kejaksaan Negeri Martapura juga menahan Hairil Anwar, Kabid Sarpras Distanbunak Kabupaten Banjar serta Sayyed Yahya Asegaf, CV Mulana Pratama, kontraktor penyedia barang atau rol fiber, lebih dari 10 hari lalu .

Dari keterangan saksi yang mencapai lebih dari 100 orang sudah cukup bukti untuk menjerat dan menahan para tersangka dalam kasus dugaan korupsi. “Penahanan dilakukan untuk mempermudah proses penyidikan,” kata Supardi, Kepala Kejaksaan Negeri Martapura.