Jangan Timbulkan Kegaduhan

Moch Anwar

Moch Anwar

Surabaya – Kesiapan pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Rasiyo-Lucy Kurniasar oleh Moch Anwar merupakan Liaison Officer (LO) Rasiyo-Lucy Kurniasari menyampaikan kesiapannya dalam menghadapi tanggal 09/12/2015 mendatang.

“Jadi menurut saya persiapan sudah siap, untuk paslon 1, LO ada 2 yaitu Zainul Karipan dan saya,” kata Moch Anwar. “Dan kesiapan kita diberi tugas masing-masing dalam takarannya, dan kemarin sempat rapat internal, kita diberi tugas selama waktu yang pendek ini,” tambahnya.

“Mendampingi disetiap even yang sifatnya mendadak, atau yang sudah terjadwal, sehingga pada kondisi ini memang benar-benar tepat waktu, untuk mendampingi paslon,” paparnya.

“Siang ini saya akan merapat ke posko untuk melihat daftar terbaru, untuk melakukan koordinasi, dalam hal kunjungan yang sifatnya sporadis,” ungkapnya.

Ketika disinggung tentang pelangaran pada kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). “Jadi adanya pelanggaran yang selalu di update oleh pihak Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu),” urainya.

“Kami juga mengkuti dari informasi yang selalu disampaikan, sehingga ada atribut yang dianggap liar, kamipun mengetahui kalau itu mau ditertibkan, dan kami sangat setuju, manakala hal itu tidak diskriminasi untuk dilakukan penertiban, terhadap paslon 1 dan 2,” paparnya.

Dalam kampanye Pilkada Surabaya yang selelu disorot dalam hal pelanggaran adalah paslon 1. Menurut Anwat, nampaknya seperti.

“Padahal kita melihat yang kami contohkan ada posko dari paslon 2 ada dimana-mana, dan mereka membuat atribut sendiri, dan kitapun membuat sendiri, dikarenakan milik kami kurang banyak dibanding kesiapan mereka yang jauh lebih siap,” jelasnya.

“Kita juga pernah protes ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panwaslu, jangan sampai diskriminasi, karena ini bisa menimbulkan kegaduhan, kami berharap pilkada surabaya berjalan tertib dan damai, oleh sebab itu harus saling menghormati,” pungkasnya.