Indonesia Akan Dipimpin Figur Raja Daud Tahun 2014

capres ri

capres ri

Surabaya – Pada bagian – 4 tulisan ini, menggambarkan strategi Allah mengangkat Raja Daud dan menjadikan raja berdasarkan keturunan (Monarkhi), setelah Raja Saul mengingkari perintah Allah kerajaanpun dikoyakkan dari padanya dan Allah menyuruh Imam Samuel untuk mengurapi Daud dengan minyak karena Allah telah menetapkan Daud jadi Raja pengganti Saul.

Samuel merasa takut jika Saul mengetahui Daud diurapi menjadi raja sehingga dia agak lama baru melaksanakan Titah Allah untuk meminyaki Daud sampai allah menanyakan kenapa perintahnya tidak dilakukan, sehingga Allah menyuruh Samuel membuat acara disuatu tempat dan mengundang Isai ( orangtua Daud) dan seluruh anaknya datang keacara tersebut, dan Allah akan memberitahu Samuel siapa anak Isai itu yang akan diurapi.

Isai sendiri mempunyai 8 orang anak, pada saat acara 7 orang anak Isai sudah hadir dan diperkenalkan ke Imam Samuel, dari ke- 7 anak Isai ini Allah tidak menyuruh Samuel meminyaki sehingga Samuel menanya Isai apa masih ada anaknya belum hadir di acara tersebut, memang benar Daud waktu itu masih menjaga kambing dombanya di ladang, Samuel menyuruh Isai untuk memanggilnya sebab jika Daud tidak datang mereka tidak akan makan dan minum, Daudpun dipanggil setelah datang ke tempat acara Allah menyuruh Samuel meminyaki Daud dan mereka makan bersama- sama malam itu.

Setelah Diurapi Daudpun kemasukan roh Tuhan hingga dianya dapat menunjukkan kehebatannya dalam berperang sampai – sampai terkenal hingga sekarang Daud mengalahkan Goliath yang kuat itu, sehingga raja saulpun mengangkat dia jadi pemimpin militer dan bahkan memberikan anaknya yang perempuan menjadi istri Daud.

Setelah Allah menarik Kekuasaan dari Raja Saul dia sering kemasukan roh jahat yang menyesakkan raganya dan menurut Raja biar dicarikan ahli yang dapat memainkan kecapi untuk mengusir roh jahat tersebut, sehingga pegawai Raja Saul menunjukkan Daud kepadanya sebab menurut orang yang disuruh tersebut, Daud pintar main kecapi, pintar bicara dan pintar berperang, sehingga Raja Saul mengangkat Daud jadi Ajudannya di Istana untuk memegang peralatan perang Raja Saul.

Jonathan Anak Saul juga menaroh hati kepada Daud dan sampai bersumpah rela menjadi orang nomor dua, biarlah Daud menjadi orang nomor satu dan sumpahnya sampai kepada Allah sehingga Jonathan memberikan baju jirahnya , pedangnya kepada Daud.

Mengetahui Daud dari progers kerjanya sudah semakin luar biasa dan rakyat sudah mengelu- elukan Daud lebih besar dari Raja Saul. rajapun marah kepada Daud dan berusaha untuk membunuhnya, jonathan anak raja Saul menyelamatkan nyawa Daud agar pergi dari Istana Sebab raja sudah menetapkan putusan untuk membunau Daud sebab Raja Saul Tahu bahwa Daudlah yang diangkat Allah jadi rajamenggantikannya.

Sambil Dikejar – kejar Raja Saul Daudpun semakin banyak peengikutnya sebab Allah berpihak kepada dia untuk menjadikan Dia Raja dan pernah sampai 2 kali sebenarnya Daud dapat membunuh Raja Saul jika Daud mau sebab dalam pengejaran Raja saul tertidur dan semua tentara yang mengawalnya sehingga Daud dapat masuk ke perkemahan Raja Saul, dia tidak menghunus pedangnya tapi, berucap, yang sudah dianggkat Allah jadi Raja tidak akan saya kotori tangan saya untuk membunuhnya, untgkap Daud sehingga dia pergi meninggalkan rajanya.

Samuel sudah semakin tua dan meninggal Abiyatra menggantikan dia jadi Imam dan raja saulpun sudah semakin tua dan meninggal, abiyatar mengukuhkan Daud jadi raja, setelah memerintah Israsel selama 40 tahun Daudpun meninggal dan menurunkan tahtanya kepada anaknya Salomo/Sulaiman.