Hasil Rampokan TNI AD Dan Polri Capai 325 Miliar

Tenaga Kerja Indonesia

Tenaga Kerja Indonesia

Jakarta – Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) serta Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Telah menemukan adanya tindakan pemerasan terhadap beberapa Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dilakukan 18 dan diantaranya merupakan dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) juga Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Seperti yang disampaikan Bambang Widjojanto Wakil Ketua KPK, mereka mengambil dengan paksa uang para TKI. Bahkan rata-rata tiap TKI diambil uangnya sebesar Rp (rupiah) 2,5 juta.

Berdasar perhitungan dari KPK, untuk setiap tahunnya sekitar 360 ribu TKI yang pulang ke Indonesia. Maka dapat dipastikan uang dari hasil rampokan tersebut totalnya mencapai Rp 325 miliar, yang dialamnya dari TNI AD dan Polri.