Harusnya Diskusi Dulu

Achmad Zakaria

Achmad Zakaria

Surabaya – Kenaikan Tarif Parkir pasca dikeluarkannya melalui Peraturan Walikota (Perwali) Surabaya nomor 37 tahun 2015 terus bergejolak.

Dalam Perwali tersebut menyebutkan tarif parkir sepeda motor di Tepi Jalan Umum (TJU) menjadi Rp (rupiah) 1000 untuk parkir zona tetap Rp 2000. Tarif parkir mobil menjadi Rp 3000 dan parkir ditempat insidentil menjadi Rp 4000 dan parkir zona tetap Rp 5000.

Irvan Wahyu Drajat

Irvan Wahyu Drajat

“Saya yakin penyesuaian tarif parkir ini tidak akan mengalami kendala,” kata Irvan Wahyu Drajad Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan (Plt Kadishub) Surabaya. “Kami tidak bisa memungkiri jika dilapangan sudah ada kenaikan tarif yang dikenakan juru parkir,” tambahnya.

Achmad Zakaria anggota Komisi B bidang Perekonomian (Eko) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyampaikan, Perwali hak dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Seharusnya Pemkot Surabaya mau berdiskusi terlebih dahulu dengan legislator Surabaya.

“Sekarang masalahnya sosialisasi, Peraturan Daerah (Perda) nomor 01 Tahun 2009 pada pasal 15,” ungkapnya. “Itu wajib menempelkan papan dan rambu parkir dan tarifnya, sehingga masyarakat ketika tahu itu, mereka tidak akan menolak lagi,” terang Zakaria.