Harun Minta Guru Motivasi Siswa Hadapi Unas

Harun, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

Harun, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

Jawa Timur – Ujian Nasional (unas) tahun 2014 ini dipastikan memasukan soal-soal prediktif layaknya Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Selain itu prosentase kelulusan jika tahun 2013 sekitar 60% nilai unas dan 40% nilai sekolah, pada tahun 2014 nilai kelulusan 70% dari nilai unas dan 30% dari nilai ujian sekolah.

Harun, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, mengungkapkan, menaikkan prosentase nilai unas karena pada tahun 2014 ini unas dijadikan pertimbangan untuk masuk perguruan tinggi negeri.

”Prosentasenya dinaikan karena sekarang lebih kredibel dan ada peran perguruan tinggi negeri di unas saat ini,” jelas Harun. Harun meminta agar guru lebih memotivasi siswa didiknya untuk siap menghadapi unas.

Dengan kenaikan prosentase, Harun berharap sekolah lebih mempersiapkan siswa didiknya secara intensif. Soal-soal pada pelaksanaan Try Out juga harus dibuat lebih selektif dengan menambah soal-soal yang biasa dipakai untuk SBMPTN.

Unas tahun ini tidak berbeda jauh dengan sebelumnya. Lembar jawaban ujian nasional (LJUN) dibuat satu bendel dengan soal dan diberi barcode. Sementara pengawasan tetap nmelibatkan perguruan tinggi yang dikoordinir Universitas Negeri Surabaya.

”Kami akan mengundang Badan Standarisasi Nasional Pendidikan (BSNP), pihak terkait lainnya seperti dari kepolisian dan seluruh MKKS serta kepala dinas se Jawa Timur untuk sosialisasi,” terang Harun.

Rencananya unas SMA/SMK akan digelar bulan April 2014. Proses tender soal sudah selesai dan dimenangkan oleh PT Jasindo. “Senin tanggal 24/2/3014 akan ada penandatanganan pakta integritas antara seluruh kepala dinas pendidikan se Jawa Timur dan kementerian pendidikan dan kebudayaan,” lanjut Harun.