Gubernur Papua Ditetapkan Tersangka PLTA

Komisi Pemberantasan Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi

Jakarta – Kembali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan pemegang kebijakan di daerah sebagai tersangka serta telah melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Kali ini KPK menetapkan Barnabas Suebu merupakan mantan Gubernur Papua sebagai tersangka untuk kasus korupsi proyek pengadaan dan pembangunan Detailing Enggenering and Desain (DED) Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sungai Membrano.

Seperti yang disampaikan Johan Budi Juru Bicara (Jubir) KPK. Bahkan KPK dalam melakukan penyelidikan telah menemukan 2 alat bukti yang dianggap kuat adanya tipikor.

Pada kasus ini tidak hanya Barnabas, KPK juga telah menetapkan Janes Johan Karubaba pada saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Kepala Dinas Pertambangan dan Enegeri Provinsi Papua sebagai tersangka.

Nama lain yang juga terlibat kasus tersebut adalah Lamusi Didi dari phak swasta juga berstatus tersangka. Ketiganya oleh KPK dijerat Undang-Undang (UU) nomor 31 Tahun 1999 revisi UU nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Akibat perilaku mereka negara telah dirugikan sebesar Rp (rupiah) 36 miliar dengan jumlah keseluruhan proyek itu mencapai Rp 56 miliar.