Gubernur Jatim Tolak PAW WS, Diaminin Emanuel

emanSurabaya – Pernyataan tegas dari Soekarwo Gubernur Jawa Timur (Gub Jatim) menolak Pergantian Antar Waktu (PAW) Whisnu Sakti Buana (WS), hal tersebut juga disampaikan disampaikan Emanuel Playtuka Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perundagangan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sek DPRD) Surabaya.

“Saya pastikan PAW tidak bisa diproses karena melebihi batas waktu yang ditentukan,” kata Emanuel. “Tanggal 24/02/2014 itu bukan batas akhir pengajuan PAW, tapi itu, adalah batas akhir dikeluarnya Surat Keputusan (SK) oleh Gubernur, sebab tanggal tersebut, tepatnya 6 bulan sisa jabatan anggota dewan,” tambahnya.

Emanuel menambahkan, hal tersebut memang memakan waktu yang cukup lama. Setelah diajukan partai ke dewan, berkas yang masuk kemudian diproses untuk persyaratan kelengkapannya. Setelah itu baru dikirimkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memakan waktu 4 hari.

Selesai diproses, berkas kemudian dikirimkan kembali oleh KPU ke DPRD yang langsung dikirim ke Walikota. Dari walikota nantinya dikirim ke Gubernur dengan memakan waktu 7 hari. Sementara untuk keluarnya SK dari Gubernur, kurang lebih membutuhkan waktu 14 hari.

“Semua benar dan semua salah, jadi tidak ada yang bisa disalahkan, waktu itu, PDIP juga tidak mungkin bisa cepat mengirim berkas PAW lantaran masih menunggu kepastian pelantikan Wakil Walikota (Wawali),” terangnya.