FR A Yani Dipastikan Tidak Tepat Waktu

Sachiroel Alim Anwar

Sachiroel Alim Anwar

Surabaya – Sachiroel Alim anwar Ketua Komisi C bidang Pembangunan (Pemb) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya menyakini pembangunan Frontage Road (FR) pada sisi barat Jalan Ahmad Yani tidak akan selesai tepat waktu.

Semua itu terungkap setelah komisi C melakukan konsultasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) beberapa waktu lalu.

Alim menyebutkan, sesuai penjelasan kementerian PU tahun ini ada devisit anggaran sebesar Rp (rupiah) 22 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP).

“Tahun ini mestinya ada anggaran dari pusat untuk kelanjutan pembangunan FR sisi barat,” tambahnya.

Masih kata Alim, untuk pembangunan FR sisi Barat semstinya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan Rp 20 miliar. Namun dengan adanya devisit ini, khawatir bantuan yang diharapkan tidak bisa turun.

“Kalau proyeknya sudah dilelang kemungkinan akan didegradasi, kalau sampai dihapus saya kurang tahu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Agus Sudarsono anggota Komisi C mendesak agar pembangunan FR sisi barat harus segera dituntaskan. “Saya minta, Pemkot bersikap tegas terkait dengan keberadaan lahan dan bangunan di FR sisi barat,” pintanya.

“Sebab, untuk FR di kawasan tersebut akan dilebarkan antara 15-20 meter, pelebaran ini dimulai dari Bundaran Waru hingga Terminal Joyoboyo,” ungkapnya.

“Coba lihat sekarang, pasti ketika jam-jam sibut kawasan tersebut macet total,” jelas Agus.

“Untuk mempercepat proses pembangunan FR sisi barat dibutuhkan pemahaman yang sama antara pemilik lahan baik swasta maupun pemerintah,” pungkasnya.