Episode MKD Berakhir

sahamJakarta – Sidang etik Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (MK DPR RI) sebaiknya dihentikan. “Politikus berlagak seperti hakim, sudah cukup sandiwara politik, cukup sampai episode ini saja,” kata Wiliam.

“2 sidang terbuka, 1 sidang tertutup, permainan anak kecil, yang sudah terbaca jauh sebelum sidang etik dimulai,” tambahnya.

“Sekarang malah minta rekaman asli ke Kejaksaan Agung (Kejagung), selama sidang kemarin pada apa,” tanyanya. “Sudahlah jangan bermain hukum karena itu bukan ranah anda, biarlah Kejagung yang berkerja, anda cukup menjadi pendengar saat ini, ada bagiannya sendiri, ” ungkapnya.

“Sidang etik untuk menyelesaikan masalah etik, bukannya melebar kemana-mana, rakyat jangan dibohongi, sidang etik ini, sangat kentara banget membela seseorang,” kata Robby.

“Sekali lagi, jangan campuri, aparat penegak hukum bekerja, biarkan mereka bekerja ada pelanggaran atau tidak, untuk kasus pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden,” paparnya.