Emir Divonis Bersalah Terima Gratifikasi PLTU

Izedrik Emir Moeis

Izedrik Emir Moeis

Jakarta – Sempat tertunda disebabkan sakit akhirnya pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 3 tahun pidana untuk Izedrik Emir Moeis anggota Komisi XI membidangi Keuangan, Perencanaan Pembangunan serta Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

Emir dinyatakan bersalah karena terlibat kasus kasus suap Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan Provinsi Lampung Selatan (Prov Lamsel) pada tahun 2004 silam.

Tidak hanya kurungan, Emir yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga dikenakan denda senilai Rp (rupiah) 150 juta subsider 3 bulan.

Di pengadilan Tipikor, Emir terbukti secara sah menerima gratifikasi senilai 357 ribu dollar Amerka dari Alstom Power Incorporated asal Amerika Serikat (AS).