Dukung Ungkap Jual Beli Satwa KBS

Aktifis Lingkungan Unjuk Rasa

Aktifis Lingkungan Unjuk Rasa

Surabaya – Puluhan aktifis lingkungan hidup dan budayawan, mendukung polisi mengusut tuntas kasus pertukaran satwa yang ada di Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Aksi para aktifis lingkungan hidup itu disampaikan dengan menggelar aksi damai di depan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya.

Dalam aksi gabungan beberapa elemen masyarakat Surabaya itu, disampaikan kalau proses penyidikan polisi untuk mengungkap pelaku pertukaran satwa di KBS perlu dapat dukungan dari semua warga Surabaya.

Aksi keprihatinan dan dukungan pada polisi juga diikuti para aktifis lingkungan diantaranya Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL), Komuntas Nol Sampah, Komunitas Budaya Surabaya (KBS) dan puluhan aktifis mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Surabaya.

“Semua satwa di KBS itu milik negara, untuk itu warga Surabaya juga harus punya perhatian dengan kondisi satwa di KBS, apalagi kalau sampai ditukar dengan uang atau mobil,” Kata Taufik Hidayat Koordinator Aksi dari Komunitas Budaya Surabaya (KBS).

“Kalau memang ada tersangka harus segera ditetapkan, tapi kalau memang tidak ada tersangka harus segera dihentikan penyidikannya dan hasilnya disampaikan ke warga Surabaya,” tambahnya.

“Ada beberapa pertukaran satwa yang dilakukan tanpa ada tim penilai dan tim evaluasi, sebelum dan sesudah dilakukan pertukaran,” ujar Teguh Ardi Srianto Ketua Komunitas Jurnalis Peduli Lingkungan (KJPL).

“Jelas tindakan itu melanggar aturan perundangan yang ada, dan sangat merugikan KBS sebagai aset Kota Surabaya,” tegasnya.

“Kami juga merasa memiliki KBS, untuk itu kami tidak akan menghentikan penyidikan kasus itu,” jelas Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Sumaryono Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasaterskrim) Polrestabes Surabaya.

“Bahkan minggu lalu beberapa anggota kita juga baru pulang dari Kementrian Kehutanan, untuk melanjutkan penyidikan kasus pertukaran satwa di KBS,” paparnya.

Kastareskrim Polrestabes Surabaya berjanji, proses penyidikan kasus itu, diharapkan dalam waktu segera sudah bisa ditentukan tersangkanya. “kita dalam melakukan penyidikan sebuah kasus, selalu berprinsip cepat, terukur dan profesional,”jelasnya.