Dukung Permendag Nomor 06 Tahun 2015

Budi Leksono

Budi Leksono

Surabaya – Kebijakan Rachmat Gobel Menteri Perdagangan (Mendag), mengeluarkan larangan terhadap toko modern menjual minuman beralkohol mendapat banyak dukungan.

Peraturan Menteri Perdaganan (Permendag) nomor 06 tahun 2015 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol melarang minimarket menjual minuman keras(miras).

“Pada prinsipnya legislatif surabaya sangat mendukung apa yang sudah dilakukan oleh Menteri Perdagangan yang bertujuan untuk melindungi konsumen secara nasional,” kata Budi Leksono anggota Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan (Hum Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

“Sebagai wakil rakyat, saya berharap peraturan ini segera disikapi oleh sejumlah kalangan di daerah dengan membuat Peraturan Daerah (Perda),” tambahnya.

Masih kata Budi, peraturan tersebut akan diberlakukan pada bulan 04/2015 mendatang. Sehingga sisa waktu ini akan dilakukan sosialisasi kepada seluruh toko modern supaya tidak menerima dan menahan minuman beralkohol hingga keluar Perda terkait dengan larangan serta sanksinya.

Budi menambahkan, langkah selanjutnya dari Komisi A akan melakukan komunikasi dengan Ketua DPRD Surabaya dan juga Komisi lainnya. Dengan harapan dapat segera merumuskan langkah lebih lanjut terkait sosialisasi terhadap para pengusaha. Sehingga Permendag dapat terlaksana dengan baik.

Sebagaimana diketahui kebijakan Mendag melarang bagi seluruh toko modern serta pengecer di seluruh indonesia menjual minuman beralkohol.

Terlebih lagi yang berdekatan dengan perumahan, sekolah, rumah sakit dan rumah ibadah, bahkan juga larangan menjual minuman beralkohol pada pembeli berusia dibawah usia 21 tahun.

Namun fakta dipalangan peredaran minuman beralkohol mudah dijumpai dan didapatkan di toko modern dan pengecer.