DPC Yang Putuskan PAW

Agus Santoso

Agus Santoso

Surabaya – Pasca pertemuan dengan Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (BK DPRD) Surabaya. Agus Santoso Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (Sek DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Surabaya menyampaikan, BK itu sifatnya hanya klarifikasi.

“Tidk ada sifatnya mengurusi internal partai,” kata Agus. “Karena BK DPRD Surabaya juga mendapat surat dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang ditanda tangai saudara Kelana bersama Warsito,” tambahnya.

“Saya tidak mengakui saudara Warsito, Mereka minta untuk tidak diteruskan, saya keberatan,” ungkapnya. “Karena kami yang masih sah yaitu Agus Santoso sebagai Sekretaris bersama Whisnu Wardhana (WW) sebagai Ketua DPC,” paparnya.

“Saya katakan benar DPC mengirimkan surat ke BK, soal hiruk pikuknya pada internal partai, BK sama sekali tidak mengurusi,” ungkapnya.

Masih kata Agus, kalau dikatakan salah prosedur kami belum memberikan kelengkapan. “Soal internal partai yang namanya Pergantian Antar Waktu (PAW) DPRD Surabaya tidak mungkin dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang melakukan PAW,” terangnya.

“Kalau DPRD Surabaya yang mengeluarkan PAW adalah DPC, prosedur di internal kami, kalau ada pelanggaran, mengeluarkan PAW dari anggota dewan, pertama kita beri surat peringatan,” ulasnya.

“Surat tersebut sudah kami serahkan ke fraksi dan tembusan ke DPP, pelanggaran kedua mereka membuat gaduh, kemudian kami kirim surat lagi ke DPP untuk pemberitahuan,” jelasnya.

“Karena di Partai Hanura cukup 2 kali lalu di PAW, kami dari DPC Surabaya melakukan PAW, meminta persetujuan DPP, jadi bukan DPP yang memberikan PAW,” urainya. “Surat dari DPP sudah ada,” singkatnya.