DPC Kubu Agus Masih Sah, Pelaku Miras Akan Disanksi

hanuraSurabaya – Dawud Budi Sutrisno Wakil ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai hat Nurani Rakyat (Hanura) Surabaya angkat bicara.

Bahkan Dawud meminta kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura untuk bertindak tegas terhadap beberapa pelaku yang mencemarkan nama baik partai Hanura terkait pesta minuman keras (miras).

“Jadi pelanggaran berat yang sifatnya mencemarkan nama baik partai atau merusak citra partai,” kata Dawud. “Harus diberikan sanksi pemberhentian dari partai,” tambahnya.

“Artinya, ini langsung harus dicabut dari keanggotaan partai,” ungkapnya.

Masih kata Dawud, pemecatan terhadap beberapa petinggi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Jawa Timur (Jatim) yang terlibat pesta miras tersebut akan dilakukan DPP.

Pemecatan terhadap mereka akan dilakukan setelah Partai Hanura menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang diselenggarakan pada tanggal 21/12/2016 mendatang.

“Yang mengundang langsung dari bapak Wiranto, artinya, DPC yang diakui adalah DPC yang ada di ngagel ini,” terang Dawud. “Jadi belum ada pergantian pengurus DPC Surabaya sampai saat ini,” ungkapnya

Agus Santoso Sekertaris DPC Partai Hanura Surabaya mengatakan, pemberhentian untuk pencabutan KTA oknum yang terlibat pesta miras tersebut sudah mendapat rekomendasi dari Wiranto.

Nantinya surat pemberhentian tersebut akan langsung ditangani oleh Organisasi, Kaderasi dan Keanggotaan (OKK) dan Koordinator Wilayah (Korwil) Jatim.

Perlu diketahui, sebelumnya Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) dari kubu Edi Rachmat yang diadakan beberapa waktu lalu dinyatakan tidak sah.