DPC Beri Sanksi Anggotanya

DPC PDIP Saat Konfrensi Pers

DPC PDIP Saat Konfrensi Pers

Surabaya – Perseteruan 2 anggota legislatif dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) berkepanjangan bahkan memanas di pemberitaan.

Pada hari ini keluar Surat Keputusan (SK) nomor 011 / DPC / PTS / I / 2015 tanggal 20/01/2015 yang ditanda tangani oleh Wisnu Sakti Buana (WS) sebagai ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surabaya.

“DPC PDIP Surabaya telah merapatkan masalah ini karena beberapa hari ini masalah ini ramai di media massa, melalui rapat DPC tadi malam lantas diputuskan kedua kader tersebut diberikan sanksi peringatan keras,” kata Sukadar Ketua Fraksi (F) PDIP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya.

Masih kata Kadar, mengenai sanksi berikutnya, menunggu hasil perkembangan selanjutnya selama 30 hari ke depan.

“Karena setiap Partai Politik (Parpol) itu sudah memiliki tim jadi tidak menunggu ada kasus baru membentuk tim investigasi,” ungkap Kadar.

“Kalau ada perkembangan kasus Medokan Semampir keduanya akan dikenai sanksi lagi,” tambahnya.

DPC PDIP Surabaya turun tangan disebabkan suasana anatar Armuji Ketua DPRD Surabaya dan Anugrah Ariyadi Wakil Ketua Komisi A bidang Hukum dan Pemerintahan (Hum Pem) melakuan saling serang terkait adanya aliran dana yang diminta untuk anggoa legislatif surabaya.