Dispora Tidak Punya Dana Untuk Atlit Catur

Budi Leksono

Budi Leksono

Surabaya – Atlit catur surabaya yang akan mengikuti turnamen catur di negara Brunai Darussalam dapat dipastikan tidak akan ikut dalam ternamen tersebut.

Hal itu disebabkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Surabaya tidak memberikan dana sama sekali bahkan terkesan membonsai prestasi para atlit-atlit surabaya.

“Memang di semua cabang olahraga dituntut prestasi, tentunya untuk kota surabaya,” kata Budi Leksono (Bulek) Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Surabaya.

“Dimana kita menginginkan surabaya lebih baik, kebetulah kami bersama atlit catur surabaya yang bernama Fajar, ini kebetulan master catur surabaya,” tambahnya.

Masih kata Bulek, namun yang menjadi kendala kali ini adalah masalah keuangan. Ini ada turnamen catur yang ada di Brunai Darussalam.

“Kita sudah menghubingi Dispora sebagai Dinas yang berhubugan dengan cabang olahraga dan saya berharap dukungan maupun bantuan,” ungkap Bulek.

Bulek menyampaikan terhadap Dispora Surabaya untuk mencarikan dukungan ataupun memberikan sedikit bantuan terhadap atlit yang kesulitan dalam penganggaran.

“Kalau memang anggaran ini tidak ada, setidaknya semua itu untuk atlit-atlit surabaya untuk menjaga prestasi, tentunya dengan adanya dukungan dari pihak lain,” jelasnya.