Dispenduk Capil Tidak Bisa Terapkan 10 menit

Suharto Wardoyo

Suharto Wardoyo

Surabaya – Sebelumnya Irman Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Penduk Capil Kemendagri) menyampaikan, kepada seluruh masyarakat untuk membuat elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) hanya 10 menit.

Dalam dengar pendapat di Komis A bidang Hukum dan Pemerintahan (Hum Pem) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya. Suharto Wardoyo Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Surabaya mengatakan, sampai tahin 2014 kemarin pembuatan e-KTP masih berada pada Kemendagri.

“Banyak keluhan e-KTP dari masyarakat, bahwa milik mereka tidak jadi sapai sekarang,” kata Adi Sutarwiyono Wakil Ketua Komisi A.

“Saat ini Dispenduduk Capil hanya punya 2 alat pembuat e-KTP, namun sebelum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) semua warga telah punya e-KTP,” ungkap Suharto.

Ketika disinggung tentang pernyataan dari Ditjen Penduk Capil Kemendagri tentang proses mendapatkan e-KTP hanya 10 menit. Suharto selaku pemegang kebijakan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Surabaya membenarkan.

“Kita usahakan, soalnya banyak juga, kita baru mencetak tahun ini, jadi kita belum mengetaui volumenya ini,” elaknya.

Saat disinggung bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak bisa melaksanakan program Ditjen Penduk Capil Kemendagri dengan hanya 10 menit masyarakat berhak atas identitasnya. Ternyata Soharto tidak berani menjamin akan hal itu.