Disnaker Seperti Macan Ompong

Anugrah Ariyadi

Anugrah Ariyadi

Surabaya – Perhatian legislator surabaya terkait banyak masuk Tenaga Kerja Asing (TKA) yang masuk di Indonesia menjadi permasahalan tersendiri.

Anugrah Ariyadi anggota Komisi D bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengatakan, di Surabaya masih belum menemukan TKA ilegal sampai saat ini.

“Opininya seperti itu, secara fisik di surabaya belum diketemukan, orang ada dimana dan sebagainya,” kata Anugrah.

“Yang menjadi masalah, karena Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya, sudah tidak punya kewenangan lagi untuk melakukan pengawasan,” ungkapnya.

“Karena itu sudah menjadi kewenangan provinsi, dan kamipun yang dari DPRD Surabaya, yang sudah punya fungsi pengawasan melekat secara Undang-Undang (UU), kalau kita jalan sendiri tentu kerepotan,” ungkapnya.

“Kalau tidak diserta dengan yang lainnya, ini yang harus dikoordinasikan dengan Provinsi, kita nanti juga mengundang dari Provinsi,” terangnya.

Anugrah mencontohkan sistem yang ada pada negara lain. “Berdasar fakta dilapangan, ketika kita masuk ke negara lain, aturannya lebih ketat memeriksa kita,” paparnya.

“Ketika TKA masuk ke negara kita, pemeriksaan di bandara tidak begitu ketat, kecuali barang, untuk barang sangat ketat,” jelasnya.

“Seperti yang disampaikan tadi untuk urusan TKA, Disnaker Surabaya sudah seperti macan ompong, sudah tidak bisa bergerak, sebab dibatasi oleh UU sendiri dan kewenangannya sudah diambil oleh Provinsi,” jelasnya.